Profil Ranting
Label
Tampilkan postingan dengan label Peng. Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peng. Umum. Tampilkan semua postingan
Jumat, 19 Agustus 2016
Falsafah Pancasila
BAB I
PENDAHULUAN
A.
LATAR BELAKANG
Kepribadian Pancasila yang telah tumbuh dan pada proses
pembelajaran di perguruan tinggi, diharapkan terus berkembang menjadi
kepribadian bangsa yang solid, sehingga dimanapun manusia Indonesia berada akan
tampil sebagai duta bangsa yang baik.
Makalah ini bertujuan agar mahasiswa-mahasiswi memahami dan mampu
melaksanakan hak dan kewajibannya secara santun, jujur dan demokratis serta
ikhlas.Memupuk sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai kejuangan,
patriotisme, cinta tanah air dan rela berkorban bagi bangsa dan negara.
Menguasai pengetahuan dan memahami aneka ragam masalah dasar kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang diatasi dengan pemikiran yang
berdasarkan Pancasila.
Mempelajari pancasila bertujuan untuk menghasilkan mahasiswa yang
beragama dengan sikap dan perilaku yang memiliki tanggung jawab sesuai dengan
hati nuraninya, mampu mengenali masalah hidup dan cakap dalam memecahkan
masalah yang dihadapinya, mengenali perubahan dan perkembangan ilmu
pengetahuan, serta memiliki rasa persatuan dan kesatuan yang tinggi. Melalui pendidikan
Pancasila ini warga negara Republik Indonesia diharapkan mampu memahami,
menganalisis dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila itu dalam kehidupan
sehari-hari.
ISBD: Manusia IPTEK dan Seni
BAB I
PENDAHULUAN
A.
LATAR BELAKANG
Manusia
menggunakan teknologi karena memiliki akal. Dengan akalnya manusia ingin keluar
dari masalah, ingin hidup lebih baik, lebih aman, dan sebagainya. Perkembangan
teknologi terjadi karena seseorang menggunakan akalnya untuk menyelesaikan
setiap masalah yang dihadapinya.
Kemajuan
teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan ini, karena
kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan.
Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan
manusia. Teknologi juga memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru
dalam melakukan aktivitas manusia. Manusia juga sudah menikmati banyak manfaat
yang dibawa oleh inovasi-inovasi teknologi yang telah dihasilkan dalam dekade
terakhir ini.
Pada era globalisasi saat ini, penguasa-an teknologi menjadi
prestise dan indikator kemajuan suatu negara. Negara dikatakan maju jika
memiliki tingkat penguasaan tek-nologi tinggi (high technology),
sedangkan negara-negara yang tidak bisa beradaptasi de-ngan kemajuan teknologi
sering disebut seba-gai negara gagal (failed country).
Pada satu sisi, perkembangan dunia IPTEK yang demikian mengagumkan
itu memang telah membawa manfaat yang luar biasa bagi kemajuan peradaban umat
manusia. Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya me-nuntut kemampuan fisik yang
cukup besar, kini relatif sudah bisa digantikan oleh perangkat mesin-mesin
otomatis. Demikian juga ditemukannya formulasi-formulasi baru kapasitas
komputer, seolah sudah mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam
berbagai bidang ilmu dan aktivitas manusia.
Kamis, 18 Agustus 2016
Sumber Daya Alam
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Alam
pada dasarnya mempunyai sifat yang beraneka ragam, namun serasi dan seimbang.
Oleh karena itu, perlindungan dan pengawetan alam harus terus dilakukan untuk
mempertahankan keserasian dan keseimbangan itu. Semua kekayaan bumi, baik
biotik maupun abiotic, yang dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan manusia
merupakan sumber daya alam. Tumbuhan,
hewan, manusia, dan mikroba merupakan sumberdaya alam hayati, sedangkan faktor
abiotik lainnya merupakan sumber daya
alam non hayati. Pemanfaatan sumber daya alam harus diikuti oleh pemeliharaan
dan pelestarian karena sumber daya alam bersifat terbatas.
Sumber
daya alam ialah semua kekayaan bumi, baik biotik maupun abiotik yang dapat
dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia dan kesejahteraan manusia,
misalnya: tumbuhan, hewan, udara, air, tanah, bahan tambang, angin, cahaya
matahari, dan mikroba (jasad renik).
Langganan:
Postingan (Atom)